Beruntung Atau Sial Orang Ini Selamat Sesudah Tersambar Petir Lebih Dari Sekali
Saat hujan, baik hujan deras atau ringan, biasanya kita akan melihat ada petir. Bila petir itu dekat, maka akan mengeluarkan bunyi yang menggelegar dan memekakkan telinga. Karena itulah, dikala hujan, sebisa mungkin kita harus berlindung di daerah yang mempunyai penangkal petir supaya tak tersambar. Ada banyak kasus orang tersambar petir. Ada yang pribadi meninggal, namun ada juga yang lebih beruntung masih selamat meskipun tersambar. Entah beruntung atau sial, alasannya yakni ada orang yang meskipun selamat terkena sambaran petir, orang tersebut kembali tersambar petir di waktu yang hampir bersamaan, atau di waktu yang berjauhan. Berikut ini yakni orang-orang yang masih selamat meskipun tersambar petir lebih dari satu kali.
Kebanyakan orang menganggap cara untuk kondusif dari sambaran petir yakni berdiam diri di rumah. Namun ternyata, berdiam diri di rumah juga masih dapat tersambar petir. Hal ini menimpa laki-laki bernama Jim Lamey pada tahun 2009. Saat itu, Jim sedang mandi, dan tiba-tiba petir menyambar rumahnya, dan pedoman listrik dari petir itu menyetrumnya lewat pipa air. Saking besar lengan berkuasa sambarannya, Jim hingga terpental keluar kolam mandi. Untung saja di bersahabat Jim ada putranya yang berhasil menyelamatkannya.
Belum selesai hingga di situ, petir kembali menyambar Jim 6 tahun kemudian. Saat itu Jim sedang berada di wastafel untuk mencuci piring, dan tiba-tiba petir menyambarnya. Samabran petir yang kedua ini lebih ganas, alasannya yakni berhasil menciptakan Jim pingsan, dan terbangun dengan perut yang sakit. Untungnya, tak ada cedera yang berarti, alasannya yakni hanya menderita luka bakar ringan.
Alexander Mandon dapat dibilang lebih sial (atau beruntung) dari Jim Lamey. Saat Alexander Mandon masih menjadi anggota militer Kolombia, ia sudah disambar petir sebanyak 3 kali. Setelah sambaran yang ketiga, Alexander pun tak lagi menjadi anggota militer Kolombia. Mungkin kalian menganggap bahwa sambaran petir itu yakni peringatan dari alam bahwa Alexander memang tak cocok jadi anggota militer. Namun anggapan itu salah, alasannya yakni sehabis pulang, Alexander pun kembali tersambar petir untuk yang keempat kalinya pada tahun 2013, namun tetap selamat.
Mendiskusikan hal ini dengan dokter, dokter menyarankan untuk mengubur badan Alexander, dan hanya menyisakan kepalanya saja. Penguburan itu berlangsung selama 2 jam, supaya Bumi akan menyerap listrik yang mengalir melalui tubuhnya. Cara ini memang aneh, namun terbukti manjur. Setelah itu, tak ada lagi kabar petir menyambar badan Alexander.
Terjatuh di lubang yang sama. Mungkin ungkapan itulah yang dapat menggambarkan situasi Bob Edwards. Pasalnya, pada tahun 2012, petir menyambar Bob sebanyak dua kali. Lebih asing lagi, petir itu menyambar Bob di jalan yang sama. Apakah Bob hanya tersambar dua kali saja? Ternyata tidak. Petir kembali menyambar Bob untuk yang ketiga kalinya dikala ia meninggalkan restoran dan hendak menuju ke truk miliknya. Karena sambaran itu, Bob harus kembali ke restorannya dengan cara merangkak.
Bob mengaku bahwa sambaran petir itu rasanya menyerupai memukulkan palu ke potongan dada. Efek sehabis sambaran petir itu masih dirasakan Bob, yaitu telinganya berdengung, matanya sulit fokus, dan mulutnya terasa menyerupai mengunyah materi logam. Tak ada cedera serius sehabis terkena sambaran itu, namun Bob menderita PTSD dan kehilangan pekerjaannya, temannya, bahkan keluarganya.
Casey mungkin mengalami kejadian yang lebih tak mengenakkan dibandingkan orang-orang yang tersambar petir sebelumnya. Pasalnya, ia tersambar petir 2 kali dalam waktu yang berdekatan. Kejadian sambaran petir pertamanya terjadi pada tahun 2013. Saat itu, sedang berlangsung sebuah pameran di Texas. Saat festivalnya sedang berlangsung, rupanya terjadi badai. Casey dan teman-temannya pun berusaha mencari perlindungan, hingga alhasil petir menyambar Casey sebanyak 2 kali dalam waktu yang berdekatan. Setelah ditelusuri, ternyata dikala terjadi sambaran petir, Casey berada di bersahabat pohon. Padahal, berdiri di bersahabat pohon dikala terjadi sambaran petir yakni hal yang seharusnya jangan dilakukan.
Menurut Casey, sambaran petirnya itu terdengar menyerupai bunyi shotgun yang ditembakkan dua kali di dekatnya. Beruntung, Casey masih dapat hidup sehabis terkena sambaran tersebut.
Beth Peterson yakni seorang penulis buku berjudul Life After Lightning (Kehidupan Setelah Terkena Petir). Dalam buku itu, Beth menceritakan awal mulanya ia dapat tersambar petir. Menurutnya, petir pertama kali menyambarnya dikala ia bekerja di militer sebagai seorang seorang andal dan ditugaskan di Georgia pada tahun 1992. Saat itu, ia sedang berjalan di luar, hingga tiba-tiba petir menyambarnya. Petir tersebut tak menyambar Beth melalui media apapun, namun menyambarnya secara langsung. Setelah sambaran pertama itu, Beth mengaku sempat mengalami kehidupan sehabis kematian, dan Tuhan menanyakannya apakah ia masih ingin hidup dan kembali ke Bumi atau menuju ke surga. Beth pun menentukan untuk kembali ke Bumi, meskipun konsekuensinya yakni tubuhnya mencicipi kesakitan. Untungnya masih banyak orang yang menolong Beth.
Masih belum selesai Beth berhasil menghilangkan rasa takutnya akan petir, Beth kembali tersambar untuk kedua kalinya. Karena sambarannya itu, emosi Beth jadi sedikit terguncang, namun proses penyembuhannya masih berlangsung. Sepuluh jari kaki Beth juga harus diamputasi serta mengalami sakit kepala yang luar biasa alasannya yakni sambaran petirnya.
Roy Sullivan merupakan pemegang resmi rekor orang paling banyak tersambar petir di Guinness World Records. Total, Roy Sullivan tersambar petir sebanyak 7 kali. Seringnya Roy tersambar petir itu terbilang wajar, mengingat ia bekerja sebagai penjaga taman di Virginia, dan sering bertugas di luar ruangan. Dia pernah tersambar petir dikala berada di tengah hutan, dan pernah juga salah satu sambaran petirnya menciptakan rambutnya terbakar.
Setelah tersambar sebanyak 3 kali, Roy mulai berpikir bahwa alam mulai berkonspirasi untuk melukai dirinya. Menurut Roy, suatu ketika pernah satu awan terlihat mengejarnya. Roy berusaha untuk kabur, namun tetap saja petir menyambarnya. Tragisnya, Roy meninggal dunia pada tahun 1983 akhir bunuh diri dengan pistol. Penyebabnya bunuh diri itu tak ada hubungannya dengan petir, melainkan alasannya yakni cinta yang tak terbalas.
Meskipun pemegang rekor orang yang paling banyak tersambar petir yakni Roy Sullivan, ternyata masih ada orang lain yang tersambar petir lebih banyak dari Roy. Dia yakni Melvyn Roberts. Kabar mengenai Melvyn jadi isu utama pada tahun 2011, di mana pada dikala itu ia tersambar petir sebanyak 6 kali. Pengalamannya tersambar petir berlanjut pada tahun 2015, di mana pada tahun itu ia mengaku tersambar petir sebanyak 5 kali. Melvyn mengaku tersambar petir dikala berada di teras, dan tersambar 2 kali dikala sedang mengendarai mesin pemotong rumput. Karena kejadian ini, sang istri pun menghimbau supaya sang suami tidak mendekatinya dikala sedang terjadi badai.
Menurut Melvyn, tersambar petir itu rasanya menyerupai dimasak luar dalam. Tentu saja, tersambar petir sebanyak total 11 kali ada pengaruh yang dialaminya. Melvyn menyebutkan bahwa sehabis terkena sambaran petir itu, ia menderita sakit kepala yang luar biasa, kesulitan bicara, kerusakan pada syarafnya, dan juga kehilangan beberapa ingatannya. Melvyn mengaku bahwa ia kesulitan mengingat masa kecil dari anak-anaknya.
Itulah orang-orang yang tetap dapat selamat meskipun tersambar petir sebanyak lebih dari satu kali. Mereka termasuk orang beruntung, alasannya yakni masih diberikan kesempatan hidup. Namun, mereka juga termasuk orang yang sial alasannya yakni harus mencicipi sambaran petir berkali-kali. Jadi, bahu-membahu mereka itu beruntung atau sial?
referensi:
http://listverse.com/2018/06/02/10-people-who-have-been-struck-by-lightning-multiple-times/







0 Response to "Beruntung Atau Sial Orang Ini Selamat Sesudah Tersambar Petir Lebih Dari Sekali"
Post a Comment